Editor vi pada Linux "Centos"

Selasa, 12 April 2011
2 komentar
Untuk masuk ke directori tanpa keluar dari sistem root, kita bisa mengetik
cd(spasi) /home/K
Untuk melihat nomer UID (User ID) pada editor Vi, kita bisa menulis
cd(spasi)/etc
vi(spasi)passwd
Sedangkan untuk melihat nomer GID(Group ID) pada editor Vi, kita bisa menulis
vi(spasi)group
Untuk membuat sebuah file lewat editor Vi:
vi(spasi)namafile
lalu simpan dengan menekan tombol Esc
lalu ketik :wq!
Dimana 'w' untuk save(write) dan 'q' untuk keluar dari editor Vi(quit) sedangkan ’!‘ hanya untuk mempertegas saja..
Untuk membuat sebuah grup baru pada editor Vi, kita bisa mengetikkan:
groupadd(spasi)-g(spasi)no_GID(spasi)nama group
Sedangkan untuk menambahkan user kedalam group, kita harus mengetik
gpasswd(spasi)-a(spasi)nama user(spasi)nama group
Lalu untuk menghapus user dan group, kita harus mengetik
gpasswd(spasi)-d(spasi)nama user(spasi)nama group

Syarat penentuan no. GID
no.GID baru >500(default)
no. GID tidak boleh sama dengan no. GID yang sudah ada
no. GID tidak boleh sama dengan no. UID yang sudah ada.

Tree= Untuk melihat susunan kepemilikan dari root sampai ke directori2 yang telah kita buat.
Latihan:
Buat user baru sebanyak 2 buah dan beri masing-masing nama “Q” dan “K”. Masing-masing beri password 123456.
[root@localhost~]#adduser Q
[root@localhost~]#passwd Q
New UNIX password:123456
[root@localhost~]#adduser K
[root@localhost~]#passwd K
New UNIX password:123456
Buat group baru dengan nama Group_dien dan user “Q” sebagai anggotanya.
[root@localhost~]#groupadd –g 900 group_dien
[root@localhost~]#gpasswd –a Q group_dien
Aktifkan user “K” sebagai directory tanpa keluar dari root.
[root@localhost~]#cd /home/K
Maka akan tampil:
[root@localhostK]#
Buat linux1 dam linux2 di dalam directory Lab.Q yang ado di user K
[root@localhostK]#mkdir Lab.Q
[root@localhostK]#cd Lab.Q
[root@localhostLab.Q]#mkdir linux1 linux2
Buat file dengan nama Centos didalam directory linux2
[root@localhostLab.Q]#cd linux2
[Lab.Q@localhostlinux2]#vi Centos
Lihat hak izin akses file Centos. Lalu ubah user dengan group dapat mengubah dan menjalankan file, other hanya bisa menjalankan file.
[Lab.Q@localhostlinux2]#chmod 331 Centos
Ubah hak kepemilikan file centos menjadi user “Q”.
[Lab.Q@localhostlinux2]#chown Q.K Centos


Di dalam sebuah editor vi, terdapat 2 tipe editor.
yaitu editor insert, dan editor perintah.
di dalam editor-editor tersebut ada perintah-perintah yang memiliki fungsi masing-masing.
Pada perintah Insert dalam editor vi:
gg = untuk mengarahkan kursor ke awal baris
ngg = untuk mengarahkan kursor ke (n) baris
G = untuk mengarahkan kursor ke akhir baris
nyy = untuk mengkopi (n) baris dari posisi kursor
nyw = untuk mengkopi (n) kata dari posisi kursor
P = untuk mempaste pada posisi kursor
p = untuk mempaste dibawah posisi kursor
u = untuk membatalkan perintah (undo)
ctrl + r =(redo)
D = untuk menghapus baris tanpa mengganti baris kosong
dd = untuk menghapus baris dengan menggantikan baris kosong dengan baris yang ada dibawahnya
d0(nol) = untuk menghapus dari posisi kursor sampai awal baris
nD = untuk menghapus (n) baris

Sedangkan perintah-perintah di luar editor vi, yaitu:
:! = untuk keluar dari editor vi
:!sh = untuk keluar sementara dari editor vi
:!ls = untuk keluar sementara dari editor vi serta mengeksekusi perintah ls
vi(spasi)file1(spasi)file2 =untuk membuka 2 file sekaligus
:n = untuk membuka file berikutnya
:rew = untuk membuka file sebelumnya
O = untuk menyisipkan baris pada posisi kursor
o = untuk menyisipkan baris dibawah posisi kursor
A = untuk menyisipkan baris pada akhir baris
ncc = untuk menggantikan (n) baris dari posisi kursor
ncw = untuk menggantikan (n) kata
:!ls -l = untuk melihat nilai akses tanpa keluar dari vi
:!mkdir(spasi)nama file = untuk membuat directory tanpa harus keluar dari editor vi.
:!chmod 777 file1 = untuk mengubah nilai akses file1 tanpa keluar dari editor vi
exit = untuk untuk keluar dari editor vi
Latihan:
1. Loginlah dengan menggunakan user masing2.

2. Buatlah dir dengan nama linux.
3. Buatlah file baru dengan nama coba1 didalam dir linux.
Isi filenya:
Aku
Kalau sampai waktuku
Kumau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Aku tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulan yang terbuang.
4. Buat file baru dengan nama coba2 dan keluar sementara di file coba1.
Isi file:
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka kan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih tidak peduli
Akumau hidup seribu tahun lagi.
5. Buat dir baru dengan nama Centos tanpa keluar dari dir editor vi.
6. Lihat isi dir linux tanpa keluar dari editor vi.
7. Keluar secara permanen dari editor vi, lalu buka file coba1 dan coba2.
8. Copy seluruh isi file coba2 ke baris-7 file coba1
Baca selengkapnya »

Kesalahan Para Pemula Pengguna Linux

Selasa, 29 Maret 2011
0 komentar

Pengguna desktop baru di Linux sering kali membuat banyak kesalahan dan ini mungkin terjadi pada kita semua yang baru pindah ke Linux. Tidak mudah memang jika harus pindah dari satu sistem operasi yang begitu lama kita gunakan, seperti Windows, ke sistem operasi Linux yang jelas-jelas sangat berbeda.

Dibawah ini ada 10 kesalahan umum yang sering dibuat oleh para pemula Linux (newbie) ketika mereka menggunakan Linux. Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan yang umum tersebut, diharapkan nantinya dapat sedikit mengurangi rasa 'frustasi' menggunakan Linux.

1. Beranggapan sedang menggunakan Windows.

Rata-rata dari kita tahu Windows sejak pertama kali kita mengenal komputer sehingga tidaklah aneh jika begitu kita berpindah ke Linux, kita selalu membandingkan segala hal yang ada di Windows harus sama dengan yang ada di Linux. Padahal antara Windows dan Linux adalah dua sistem operasi yang berbeda sehingga cara kerjanya pun tidak akan persis sama.

2. Mencoba untuk menjalankan file exe.

File-file exe tidak akan bisa dijalankan di Linux kecuali kita sudah menginstal program WINE. Hal ini kerap membuat kecewa para pengguna baru karena mereka tidak bisa menggunakan atau menginstal aplikasi Windows di Linux. Kembali kepada poin nomer satu bahwa Linux adalah sebuah sistem operasi yang cara kerjanya berbeda dengan Windows.

3. Memilih distibusi (distro) Linux yang salah.

Salah satu masalah besar yang dihadapi oleh pengguna baru adalah memilih distro Linux yang salah. Bayangkan seorang pengguna baru yang memilih Gentoo atau Slackware atau Fedora, meskipun ketiga distro Linux tersebut adalah distro yang cukup bagus tapi untuk para pengguna baru kemungkinan dapat membuat mereka tidak betah menggunakannya. Gunakan distro Linux yang dibuat khusus untuk pengguna baru.

4. Tidak dapat menemukan software.

Para pengguna baru banyak yang bermigrasi dari Windows, dan mereka mengira untuk mendapatkan software baru sama seperti di Windows. Di Linux agak berbeda, para pengguna baru perlu mengenal tool manajemen paket dari distro Linux yang mereka gunakan, seperti Synaptic, Packagekit dan Ubuntu Software Center. Dengan tool itulah nantinya kita dapat menemukan serta menginstal berbagai macam software.

5. Mengirim dokumen OpenOffice ke pengguna Microsoft Office dalam format default.

Yang ini banyak terjadi karena para pengguna baru di Linux berpikir dokumen yang mereka buat serta simpan secara default menggunakan OpenOffice dapat secara otomatis dibuka oleh pengguna Microsoft Office. Jika ada kasus seperti itu maka jangan simpan secara default, tapi gunakan Save As (Simpan sebagai) dan pilih format dokumen untuk Microsoft Office (.doc atau . xls).

6. Menghindari command line.

Jangan malu dan malas untuk belajar command line di Linux, karena setelah kita tahu 'keajaiban' command line nantinya kita akan semakin betah menggunakan Linux. Disinilah yang banyak terjadi, para pengguna baru malu dan malas untuk menggunakan command line dan lebih memilih perintah berbasis grafis.

7. Terlalu cepat menyerah.

Banyak dari kita mungkin pernah mengalami hal ini. Menganggap Linux sulit untuk dipelajari dan digunakan sehingga hanya dalam waktu beberapa jam menggunakannya saja langsung berpikir untuk menyerah dan kembali menggunakan Windows. Bisa karena biasa, itulah sebuah kalimat bijak yang mengajak kita untuk membiasakan sesuatu hal agar bisa.

8. Mengira hirarki direktori Windows persis sama dengan di Linux.

Tidak ada C: di Linux atau juga karakter "" atau penggunaan spasi untuk nama file. Yang perlu diingat adalah di Linux semuanya dimulai dari / dan direktori pengguna yang paling penting adalah direktori home mereka (aka ~/ aka /home/ USERNAME/).

9. Menunda update.

Kesalahan yang ini tidak hanya dilakukan oleh pengguna baru saja, tapi pengguna lama dan sekelas admin pun banyak yang menunda update. Padahal dengan rutin mengupdate sistem Linux kita akan memastikan sistem lebih aman.

10. Login ke sistem sebagai root.

Jangan login ke sistem sebagai root, namun login sebagai user biasa dan gunakan account root hanya bila benar-benar dibutuhkan saja.

shared from m.forumkami.com

Baca selengkapnya »

Belajar Linux

Minggu, 27 Maret 2011
0 komentar

Linux berasal dari nama pembuatnya yaitu Linus Torvalds pada tahun 1991.Sistem operasi linux ini terbilang unik karena kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan oleh siapa saja secara bebas.
Linux yang kita pelajari sekarang adalah Linux "CENTOS".
Yang pertama kita pelajari tidak langsung menggunakan aplikasi yang tersedia, melainkan kita akan pelajari pertama kali adalah pada command prompt.
Langkah-langkah masuk ke Os Linux:
1. Nyalakan komputer.
2. Setelah menyala Kita pastikan menekan tombol ESC. Karena untuk menghindari kita masuk ke WINDOWS.
3. Setelah itu kita pilih Program CENTOS.
4. Lalu kita tekan Alt+Ctrl+F2 untuk masuk ke area command prompt.
5. Kemudian setelah itu muncul Area Localhost login.
6. Masukkan pada Usernamenya "root".
7. Kemudian pada Passwordnya "bsicengkareng".
8. Maka akan muncul command prompt [root@localhost~]#_
dimana: root adalah user yang sedang aktif.
@localhost adalah house name.
~ adalah directory yang sedang aktif.
Untuk menambahkan User kita dapat menambahkanya dengan cara :
[root@localhost~]#adduser (spasi) nurdin     (nama User boleh apa saja)
kemudian kita juga harus menambahkan passwordnya dengan cara;
[root@localhost~]#passwd (spasi) nurdin     (harus sesuai dengan nama User)
setelah itu akan muncul:
new unix password: (isi dengan password anda masing-masing)
selanjutnya yang muncul;
[root@localhost~]#_
kemudian kita isi dengan:
[root@localhost~]#su (spasi) nurdin
maka akan tampil;
[nurdin@localhost root]$_
Perintah su ini sebagai tanda bahwa nama user kita ada didalam root.
Untuk membuat directory kita cukup memasukkan perintah mkdir namadirectory.
[nurdin@localhost ~]$mkdir (spasi) namadirectory.
Directory yang kita buat dapat kita cek dengan perintah:
[nurdin@localhost ~]$ls
Perintah yang digunakan untuk kita kembali ke posisi directory sebelumnya cukup memasukkan kode cd ….
Sedangkan untuk mengaktifkan directory perintah yang kita masukkan adalah cd namadirectory
Untuk kembali ke directory awal perintah yang kita masukkan yaitu cd enter.
Susunan didalam Linux adalah susunan seperti pohon atau tree yang dimulai dari root (/). Untuk setiap distribusi, memiliki perbedaan pada susunan direktori yang dimiliki, akan tetapi secara garis besar, fungsi dari direktori tersebut adalah sebagai berikut:

/ atau dikenal sebagai root, merupakan akar atau induk dari susunan direktori di linux. Disini semua direktori berada

/bin, merupakan direktori yang digunakan untu k menyimpan aplikasi dasar dari linux, misalkan cp, mv dan sebagainya

/boot, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dan file-file yang berhubungan dengan proses booting

/dev, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi device atau hardware dari sistem, seperti harddisk (hda, sda), terminal (tty) dan sebagainya.

/etc, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan fil e konfigurasi dari sistem, misalkan konfigurasi service, penjadwalan dan sebagainya

/home, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan informasi user dan data pribadi user

/lib, merupakan direktori yang digunakna untuk menyimpan library dasar dari sistem

/media, /mnt, merupakan direktori yang digunakan untuk proses mounting dari media atau file sharing di jaringan

/opt, merupakan direktori yang digunakna untuk menyimpan aplikasi tambahan diluar aplikasi bawaan dari distro

/proc, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan informasi proses sistem dan kernal dari sistem operasi

/root, merupakan direktori home dari user root

/sbin, merupakan direktori untuk menyimpan aplikasi dasar dari linux yang sifatnya hanya dijalankan oleh sistem atau super user (root), misalkan iptables

/usr, merupakan direktori untuk menyimpan apilkasi yang diinstall untuk keperluan user, misalkan OpenOffice, Kate dan sebagainya

/var, merupakan direktori untuk menyimpan informasi pencatatan log sistem, web server dan sebagainya

/tmp, Berisi file-file sementara (temporer)

Sedangkan untuk membuat file, ada langkah-langkah yang harus kita kerjakan.
Setelah kita membuat directory, kita harus mengetikkan
touch(spasi)nama file (membuat file kosong)
lalu kita ketik lagi
cat>>nama file (membuat file baru)
Lalu kita bisa memasukkan data yang ingin kita masukkan ke dalam file tersebut.
untuk menyimpan data yang telah kita masukkan ke dalam file tersebut, kita bisa menekan tombol Ctrl + C.
Dan untuk melihat file yang telah kita buat tadi, kita bisa mengetik
cat(spasi)nama file
*data pada 1 baris tidak bisa kita ubah kembali, jika kita telah berada di baris setelahnya.

Ada satu cara lagi untuk membuat file, yaitu dengan menggunakan
echo>nama file(spasi) "isi file"
Dan jika kita ingin menambahkan /menyisipkan isi file tersebut pada directory yang sama, maka kita harus menggunakan
echo>>nama file(spasi) "isi file tambahan"
Untuk mengisi data file tersebut harus diawali dan diakhiri dengan menggunakan tanda "(petik).

Sedangkan untuk mengcopy file dari directori satu ke directory yang lain, kita harus masuk terlebih dahulu ke dalam directory dimana file tersebut disimpan. Setelah itu kita bisa mengcopy file tersebut dengan mengetik
cp(spasi)namafile(spasi)alamat directory tujuan misalnya (cp file1 /home/13091380/F2)
Tapi jika kita ingin mengcopy file sekaligus mengubah nama file tersebut, maka kita harus mengetik
cp(spasi)namafile(spasi)alamat directory tujuan/nama baru misalnya (cp file1 /home/13091380/F2/F3)
Namun untuk mengcopy directory, kita harus mengetik
cp(spasi)-r(spasi)nama directory(spasi)alamat directory tujuan misalnya (cp –r F1 /home/13091380/F2/F3)
Menghapus file atau directory menggunakan
rm(spasi)nama file
rm(spasi)nama directory (digunakan untuk directory kosong)
rm(spasi)-r(spasi)nama directory (digunakan untuk directory berisi file)
Menampilkan baris awal
head(spasi)-n(spasi)nama file misalnya head(spasi)-2(spasi)file1
Menampilkan baris akhir
tail(spasi)-n(spasi)nama file contoh tail(spasi)-3(spasi)file1
-n digunakan untuk mengetahui berapa baris file yang ingin kita lihat
Untuk menggabungkan beberapa file
cat(spasi)file1(spasi)file2>file3
Penamaan sementara perintah asli (allias) menggunakan
allias(spasi)perintah baru = perintah lama
contoh:
allias(spasi)cetak = cat
Untuk mengembalikannya kembali seperti semula menggunakan
unallias(spasi)perintah baru
Sedangkan untuk mem back up file ada 2 tipe,yaitu hardlink dan softlink
Hardlink bisa digunakan untuk directory yang berbeda, sedangkan softlink harus satu directory.
Jika file master pada hardlink dihapus, maka file back up tersebut masih bisa kita buka, sedangkan pada softlink tidak bisa dibuka.
Cara back up file HardLink
ln(spasi)nama file(spasi)alamat directory
Sedangkan cara back up file SoftLink
ln(spasi)-s(spasi)nama file(spasi)alamat directory tujuan
Cara mengkompress file
gzip(spasi)nama file
Untuk membaca file kompressan
zcat(spasi)nama file
Untuk mengekstrak file kompressan
gunzip(spasi)nama file

CONTOH SOAL:
1. Buat user baru dengan nama lab k dengan password linux
[root@localhost~]#adduser Lab.K
[root@localhost~]#passwd Lab.K
new unix password:linux
Kemudian konfirmasi password lagi:linux
2. Buat directory novel dan cerpen di dalam directory buku.
pertama tama kita harus masuk terlebih dahulu ke dalam user active
[root@localhost~]#_
[root@localhost~]#su  Lab.K
lalu masuk ke dalam directory awal
[Lab.K@localhost root]#cd (enter)
[Lab.K@localhost~]#_
lalu kita buat directory buku terlebih dahulu dengan mengetik
[Lab.K@localhost~]#mkdir(spasi)buku
lalu masuk ke dalam directory buku
[Lab.K@localhost~]#cd(spasi)buku
baru kita bisa membuat directory novel dan cerpen dengan mengetik
[Lab.K@localhost buku]#mkdir(spasi)novel(spasi)cerpen
3. Buat file denga nama olahraga di dalam directory cerpen dengan perintah cat
kita masuk terlebih dahulu ke dalam directory cerpen, lalau kita bisa membuat file tersebut dengan mengetik
[Lab.K@localhost cerpen]#cat > olahraga
lalu masukkan file yang kita ketikkan.
4. Back up file olahraga ke directory buku
[Lab.K@localhost cerpen]#ln olahraga /home/Lab.k/buku
5. Buat file baru dengan nama latihan di dalam directory buku
kita harus masuk ke dalam directory buku terlebih dahulu
[Lab.K@localhost cerpen]#cd buku
[Lab.K@localhost buku]#cat > latihan
lalu masukkan data yg ingin kita masukkan ke dalam file tersebut
6. SoftLink file latihan ke dalam directory novel
[Lab.K@localhost buku]#ln -s latihan /home/Lab.k/buku/novel
7. Kompress file latihan, lihat isi file latihan yang terkompress
[Lab.K@localhost buku]#_ gzip latihan
[Lab.K@localhost buku]#zcat latihan
8. Ekstrak kembali file latihan
[Lab.K@localhost buku]#gunzip latihan
9. Ubah hak akses file latihan dengan nilai U = X, G = W, O = R
[Lab.K@localhost buku]#chmod 124 latihan
10. Lihat semua perintah yang telah kita kerjakan tadi
[Lab.K@localhost buku]#history
Baca selengkapnya »

Cara Membuat Blog

Senin, 21 Maret 2011
0 komentar


Cara membuat blog sebenarnya sangat mudah. Ada banyak pilihan yang bisa kita gunakan untuk membuat blog. Mulai dari yang paling mudah seperti yang disediakan blogger.com atau wordpress.com hingga membuat sendiri blog kita menggunakan HTML, PHP dan MySQL.

Tutorial kali ini akan membahas tentang cara membuat blog yang paling sederhana namun cukup powerful menggunakan layanan blogger.com.

Mari kita mulai, saya akan jelaskan selangkah demi selangkah.

1. Proses pembuatan blog di blogger ini sangat mudah. Yang pertama kita lakukan adalah membuat akun google. Bagi yang sudah memilikinya maka tinggal dimanfaatkan saja. Pembuatan akun google ini sangat penting karena kita akan menggunakannya untuk berbagai keperluan selain membuat blog. Akun google ini nantinya juga akan kita gunakan untuk aplikasi google:
* Email (gmail)
* Membuat blog (blogger)
* Memonitor perkembangan blog (Google Analytics).

2. Selain kebutuhan di atas, sebenarnya masih banyak tool-tool google lain yang sangat berguna seperti Google Webmaster dan Google Web site Optimizer. Tetapi untuk tahap awal ini kita hanya akan menggunakan tiga aplikasi google tersebut saja.

3. Silahkan buka http://www.gmail.com.

4. Buat Akun baru dengan mengklik "Create an Account", dan ikuti langkah pendaftaran seperti yang sudah biasa Anda lakukan untuk membuat email lain milik Anda.

5. Setelah selesai silahkan menuju ke alamat ini http://www.blogger.com dan login menggunakan akun google Anda.

6. Nama pengguna adalah bagian depan alamat email sebelum @gmail.com Anda.

7. Setelah logged in, klik pada "Ciptakan Blog Anda".

8. Lanjutkan dengan mengisi Form yang tersedia.

9. Judul Blog adalah nama yang akan muncul di judul blog saat ada yang mengakses blog Anda. Sedangkan Alamat blog adalah alamat yang akan dituliskan oleh seorang pengunjung saat ingin mengakses blog Anda.

10. Setelah diisi, klik "Lanjutkan".

11. Langkah berikutnya adalah memilih Template. Template adalah desain Blog Anda.

12. Setelah memilih Template, klik "Lanjutkan".

13. Blog Anda sudah siap dan Anda bisa mulai mengisinya.

14. Menu posting pertama ini adalah tempat Anda melakukan posting untuk blog Anda. Silahkan diisi dengan judul Posting apa saja untuk membiasakan diri Anda melakukan posting. Setelah itu klik Terbitkan Entry. Anda bisa langsung melihat hasilnya dengan mengetikkan http://namabloganda.blogspot.com.



Sangat mudah bukan? Tentu saja. Proses membuat blog di blogger ini memang mudah. Hal tersebut bisa terjadi karena blogger menggunakan sistem yang dikenal dengan nama CMS (Content management System). Ingin tahu cara membuatnya? mari kita bahas lebih lanjut.

Tahukah Anda, bahwa blog sebenarnya hanyalah salah satu jenis dari website. Banyak jenis website yang ada di internet, mulai dari blog, toko online, social media, situs berita, portal, dll. Kebanyakan jenis website tersebut, termasuk blog CMS wordpress dibuat menggunakan HTML, PHP dan MySQL.

Cukup sampai di sini saja?

Tidak.....

Sebenarnya blog Anda baru saja jadi dan masih kurang satu faktor penting yaitu pengunjung. Ya..tanpa pengunjung, keindahan dan manfaat dari isi blog kita akan sia-sia karena sama sekali tidak ada yang melihat bukan?

Ibarat sebuah pulau di tengah lautan yang eksotis namun tidak ada yang tahu.

Untuk itu, Anda perlu memahami bahwa sebenarnya proses membuat blog ini hanya merupakan sebagian kecil dari proses membuat blog kita agar bisa dikunjungi banyak orang dan pada akhirnya bisa menghasilkan income untuk kita. Lalu, sebenarnya apa saja langkah lain yang harus dilakukan?

Secara garis besar saya biasanya membagi proses tersebut ke dalam 4 langkah yaitu:
1. Menentukan bisnis internet yang sesuai bagi Anda
2. Membuat web site / Blog Anda Sendiri (langkah ini yang baru saja kita lakukan)
3. Mendatangkan Trafik ke Web Site Anda
4. Memasang Iklan untuk mulai menghasilkan uang dari Web Site Anda


Baca selengkapnya »

Your Slideshow Title Slideshow

Sabtu, 19 Maret 2011
0 komentar
Your Slideshow Title Slideshow: "TripAdvisor™ TripWow ★ Your Slideshow Title Slideshow ★ to Jakarta by Dien Wae Lah. Stunning free travel slideshows on TripAdvisor"
Baca selengkapnya »
0 komentar
Cokelat
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas



Cokelat adalahsebutan dari makanan yang diolah dari biji kakao.
Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan di hari raya. Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian. Bahkan sebagai pernyataan cinta.
Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia, selain sebagai cokelat batangan yang paling umum dikonsumsi, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin.


Manfaat Cokelat bagi kesehatan
Cokelat merupakan sumber senyawa Flavonoid (polyphenol) yang dikenal sebagai antioksidan yang biasa terdapat pada sayuran, buah-buahan dan teh.
Kandungan antioksidan pada segelas cokelat:
• 2X lebih besar dibandingkan dengan segelas anggur merah.
• 3X lebih besar dibandingkan dengan segelas teh hijau .
• 5X lebih besar dibandingkan dengan segelas teh hitam.

Sumber: Lee, K, W, et al.,2003.Cocoa hasMore Phenolic Phytochemicals and aHigger Antioxidant Capacity than Teas Red Wine, Journal of Agricultural and Food Chemistry)

“Kakao bubuk murni dan Cokelat pahit merupakan jenis Cokelat yang memiliki kadar antioksida peling tinggi serta kandungan gula yang rendah."

Sumber: Chocolate Manufacturers Association & the American Cocoa research Institute.

Cokelat Untuk kesehatan Psikologis
Kandungan Phenilethylamine (PEA) pada cokelat bubuk dapat menstimulasi perasaan bahagia, perasaan yang positif dan dapat meningkatkan kualitas tidur. PEA juga berperan meningkatkan konsentrasi dan daya tahan tubuh.
Cokelat dan kakao bubuk murni dapat digunakan sebagai obat batuk dimana diyakini dapat menyembuhkan batuk ringan hingga batuk menahun karena adanya kandungan Theobromine didalamnya.

Sumber: federation of American Societies for Experimental Biology Journal (DOI: 10.1096/fj.04-1990fje)

Fungsi antioksidan pada kakao bubuk murni dan Cokelat:
1. Mencegah penyakit jantung, kanker, hipertensi dan stroke.
2. Mengurangi efek-efek penuaan dini (anti aging).
3. Meningkatkan fungsi kognitif (fungsi mengingat, belajar, membuat keputusan dan menyelesaikan masalah).
Baca selengkapnya »
 

Mengenai Saya

Foto saya
Jujur,Rajin,pekerja Keras
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

About Us