Linux berasal dari nama pembuatnya yaitu Linus Torvalds pada tahun 1991.Sistem operasi linux ini terbilang unik karena kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan oleh siapa saja secara bebas.
Linux yang kita pelajari sekarang adalah Linux "CENTOS".
Yang pertama kita pelajari tidak langsung menggunakan aplikasi yang tersedia, melainkan kita akan pelajari pertama kali adalah pada command prompt.
Langkah-langkah masuk ke Os Linux:
1. Nyalakan komputer.
2. Setelah menyala Kita pastikan menekan tombol ESC. Karena untuk menghindari kita masuk ke WINDOWS.
3. Setelah itu kita pilih Program CENTOS.
4. Lalu kita tekan Alt+Ctrl+F2 untuk masuk ke area command prompt.
5. Kemudian setelah itu muncul Area Localhost login.
6. Masukkan pada Usernamenya "root".
7. Kemudian pada Passwordnya "bsicengkareng".
8. Maka akan muncul command prompt [root@localhost~]#_
dimana: root adalah user yang sedang aktif.
@localhost adalah house name.
~ adalah directory yang sedang aktif.
Untuk menambahkan User kita dapat menambahkanya dengan cara :
[root@localhost~]#adduser (spasi) nurdin (nama User boleh apa saja)
kemudian kita juga harus menambahkan passwordnya dengan cara;
[root@localhost~]#passwd (spasi) nurdin (harus sesuai dengan nama User)
setelah itu akan muncul:
new unix password: (isi dengan password anda masing-masing)
selanjutnya yang muncul;
[root@localhost~]#_
kemudian kita isi dengan:
[root@localhost~]#su (spasi) nurdin
maka akan tampil;
[nurdin@localhost root]$_
Perintah su ini sebagai tanda bahwa nama user kita ada didalam root.
Untuk membuat directory kita cukup memasukkan perintah mkdir namadirectory.
[nurdin@localhost ~]$mkdir (spasi) namadirectory.
Directory yang kita buat dapat kita cek dengan perintah:
[nurdin@localhost ~]$ls
Perintah yang digunakan untuk kita kembali ke posisi directory sebelumnya cukup memasukkan kode cd ….
Sedangkan untuk mengaktifkan directory perintah yang kita masukkan adalah cd namadirectory
Untuk kembali ke directory awal perintah yang kita masukkan yaitu cd enter.
Susunan didalam Linux adalah susunan seperti pohon atau tree yang dimulai dari root (/). Untuk setiap distribusi, memiliki perbedaan pada susunan direktori yang dimiliki, akan tetapi secara garis besar, fungsi dari direktori tersebut adalah sebagai berikut:
/ atau dikenal sebagai root, merupakan akar atau induk dari susunan direktori di linux. Disini semua direktori berada
/bin, merupakan direktori yang digunakan untu k menyimpan aplikasi dasar dari linux, misalkan cp, mv dan sebagainya
/boot, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dan file-file yang berhubungan dengan proses booting
/dev, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi device atau hardware dari sistem, seperti harddisk (hda, sda), terminal (tty) dan sebagainya.
/etc, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan fil e konfigurasi dari sistem, misalkan konfigurasi service, penjadwalan dan sebagainya
/home, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan informasi user dan data pribadi user
/lib, merupakan direktori yang digunakna untuk menyimpan library dasar dari sistem
/media, /mnt, merupakan direktori yang digunakan untuk proses mounting dari media atau file sharing di jaringan
/opt, merupakan direktori yang digunakna untuk menyimpan aplikasi tambahan diluar aplikasi bawaan dari distro
/proc, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan informasi proses sistem dan kernal dari sistem operasi
/root, merupakan direktori home dari user root
/sbin, merupakan direktori untuk menyimpan aplikasi dasar dari linux yang sifatnya hanya dijalankan oleh sistem atau super user (root), misalkan iptables
/usr, merupakan direktori untuk menyimpan apilkasi yang diinstall untuk keperluan user, misalkan OpenOffice, Kate dan sebagainya
/var, merupakan direktori untuk menyimpan informasi pencatatan log sistem, web server dan sebagainya
/tmp, Berisi file-file sementara (temporer)
Sedangkan untuk membuat file, ada langkah-langkah yang harus kita kerjakan.
Setelah kita membuat directory, kita harus mengetikkan
touch(spasi)nama file (membuat file kosong)
lalu kita ketik lagi
cat>>nama file (membuat file baru)
Lalu kita bisa memasukkan data yang ingin kita masukkan ke dalam file tersebut.
untuk menyimpan data yang telah kita masukkan ke dalam file tersebut, kita bisa menekan tombol Ctrl + C.
Dan untuk melihat file yang telah kita buat tadi, kita bisa mengetik
cat(spasi)nama file
*data pada 1 baris tidak bisa kita ubah kembali, jika kita telah berada di baris setelahnya.
Ada satu cara lagi untuk membuat file, yaitu dengan menggunakan
echo>nama file(spasi) "isi file"
Dan jika kita ingin menambahkan /menyisipkan isi file tersebut pada directory yang sama, maka kita harus menggunakan
echo>>nama file(spasi) "isi file tambahan"
Untuk mengisi data file tersebut harus diawali dan diakhiri dengan menggunakan tanda "(petik).
Sedangkan untuk mengcopy file dari directori satu ke directory yang lain, kita harus masuk terlebih dahulu ke dalam directory dimana file tersebut disimpan. Setelah itu kita bisa mengcopy file tersebut dengan mengetik
cp(spasi)namafile(spasi)alamat directory tujuan misalnya (cp file1 /home/13091380/F2)
Tapi jika kita ingin mengcopy file sekaligus mengubah nama file tersebut, maka kita harus mengetik
cp(spasi)namafile(spasi)alamat directory tujuan/nama baru misalnya (cp file1 /home/13091380/F2/F3)
Namun untuk mengcopy directory, kita harus mengetik
cp(spasi)-r(spasi)nama directory(spasi)alamat directory tujuan misalnya (cp –r F1 /home/13091380/F2/F3)
Menghapus file atau directory menggunakan
rm(spasi)nama file
rm(spasi)nama directory (digunakan untuk directory kosong)
rm(spasi)-r(spasi)nama directory (digunakan untuk directory berisi file)
Menampilkan baris awal
head(spasi)-n(spasi)nama file misalnya head(spasi)-2(spasi)file1
Menampilkan baris akhir
tail(spasi)-n(spasi)nama file contoh tail(spasi)-3(spasi)file1
-n digunakan untuk mengetahui berapa baris file yang ingin kita lihat
Untuk menggabungkan beberapa file
cat(spasi)file1(spasi)file2>file3
Penamaan sementara perintah asli (allias) menggunakan
allias(spasi)perintah baru = perintah lama
contoh:
allias(spasi)cetak = cat
Untuk mengembalikannya kembali seperti semula menggunakan
unallias(spasi)perintah baru
Sedangkan untuk mem back up file ada 2 tipe,yaitu hardlink dan softlink
Hardlink bisa digunakan untuk directory yang berbeda, sedangkan softlink harus satu directory.
Jika file master pada hardlink dihapus, maka file back up tersebut masih bisa kita buka, sedangkan pada softlink tidak bisa dibuka.
Cara back up file HardLink
ln(spasi)nama file(spasi)alamat directory
Sedangkan cara back up file SoftLink
ln(spasi)-s(spasi)nama file(spasi)alamat directory tujuan
Cara mengkompress file
gzip(spasi)nama file
Untuk membaca file kompressan
zcat(spasi)nama file
Untuk mengekstrak file kompressan
gunzip(spasi)nama file
CONTOH SOAL:
1. Buat user baru dengan nama lab k dengan password linux
[root@localhost~]#adduser Lab.K
[root@localhost~]#passwd Lab.K
new unix password:linux
Kemudian konfirmasi password lagi:linux
2. Buat directory novel dan cerpen di dalam directory buku.
pertama tama kita harus masuk terlebih dahulu ke dalam user active
[root@localhost~]#_
[root@localhost~]#su Lab.K
lalu masuk ke dalam directory awal
[Lab.K@localhost root]#cd (enter)
[Lab.K@localhost~]#_
lalu kita buat directory buku terlebih dahulu dengan mengetik
[Lab.K@localhost~]#mkdir(spasi)buku
lalu masuk ke dalam directory buku
[Lab.K@localhost~]#cd(spasi)buku
baru kita bisa membuat directory novel dan cerpen dengan mengetik
[Lab.K@localhost buku]#mkdir(spasi)novel(spasi)cerpen
3. Buat file denga nama olahraga di dalam directory cerpen dengan perintah cat
kita masuk terlebih dahulu ke dalam directory cerpen, lalau kita bisa membuat file tersebut dengan mengetik
[Lab.K@localhost cerpen]#cat > olahraga
lalu masukkan file yang kita ketikkan.
4. Back up file olahraga ke directory buku
[Lab.K@localhost cerpen]#ln olahraga /home/Lab.k/buku
5. Buat file baru dengan nama latihan di dalam directory buku
kita harus masuk ke dalam directory buku terlebih dahulu
[Lab.K@localhost cerpen]#cd buku
[Lab.K@localhost buku]#cat > latihan
lalu masukkan data yg ingin kita masukkan ke dalam file tersebut
6. SoftLink file latihan ke dalam directory novel
[Lab.K@localhost buku]#ln -s latihan /home/Lab.k/buku/novel
7. Kompress file latihan, lihat isi file latihan yang terkompress
[Lab.K@localhost buku]#_ gzip latihan
[Lab.K@localhost buku]#zcat latihan
8. Ekstrak kembali file latihan
[Lab.K@localhost buku]#gunzip latihan
9. Ubah hak akses file latihan dengan nilai U = X, G = W, O = R
[Lab.K@localhost buku]#chmod 124 latihan
10. Lihat semua perintah yang telah kita kerjakan tadi
[Lab.K@localhost buku]#history


0 komentar:
Posting Komentar